Ulasan
Film Soekarno yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini diproduseri oleh Raam
Punjabi. Film Soekarno ini menggambarkan perjuangan para tokoh pendiri bangsa Soekarno
dalam upaya meraih kemerdekaan Indonesia. Nama kecil Soekarno yaitu Kusno,
beliau saat itu sering sakit kemudian bapak dan ibunya ingin mengubah nama
anaknya, akhirnya orang tuanya menemukan nama yaitu Soekarno . Mulai mengenal
cinta perempuan, namun ketika dia datang di rumah perempuan itu tidak di
setujui orang tuanya karena orang pribumi. Soekarno dari kecil bercita-cita
menjadi pemimpin, akhirnya dia mendengar orasi tentang penindasan ingin bebas
dari penindasan.
Malam
hari tahun 1934 Soekarno di penjara di ende 4 tahun karena memberontak komunis,
dipenjara beliau menulis surat. Ketika mengajar di kelas dia memberitahu yang
diajarnya tentang memberantas Jerman dan Belanda karena Indonesia pada waktu
itu di kuasai Belanda. Datang ke rumah Fatma memberikan foto, kemudian tahun
1940 menandatangani tiga poros. Tahun 1941 terjadi pertempuran dengan Jepang, rakyat
jelata yang tidak berdosa disiksa, dibunuh, ditembak sampai meninggal. Pada
waktu itu rakyat Indonesia membawa bendera Jepang, karena Jepang mengisi
kekosongan pemerintahan di Indonesia. Soekarno di cari kolonel Jepang, untuk di
ajak diskusi, namun penindasan terus berlangsung.
Anak-anak dan orang tua perempuan diculik
kolonel Jepang untuk dibunuh Soekarno tidak suka dengan itu semua. 42 kapal
bragas di sambut, rapat dengan Jepang menyusun rencana untuk memerdekakan. Di Istana
Gubernur Jendral Soekarno bertemu dengan atasan kolonel Jepang. Akhirnya
Soekarno pulang ke Surabaya menggunakan kereta kemudian tiba di stasiun Gubeng
Surabaya, Soekarno mengambarkan menuju kemerdekaan Indonesia. Pulang ke rumah kemudian
sungkem dengan ibunya. Fatma suka kepada Soekarno tapi tidak direstui oleh
orang tuanya, Fatma menulis surat untuk
Soekarno. Waktu beliau berencana mengibarkan bendera merah putih teringat Fatma.
Inggit
mengetahui tentang surat dari Fatmawat kemudian istri Soekarno mengizinkan
untuk menikah lagi, akhirnya Soekarno menikah dengan Fatma, mereka bahagia dan
punya anak. Pada waktu itu beliau di senangi para rakyat. Jepang mulai menjajah
Indonesia lagi, rakyat di paksa kerja Romusha. Akibat pertempuran terjadi perlawanan
komunis Jepang dan akhirnya banyak yang meninggal. Soekarno mendapat surat untuk
mengibarkan bendera merah putih. Pada tanggal 1 Juli 1945 sidang BPUPKI tidak
menghasilkan apa-apa. Soekarno menjawab tiga dasar negara. Indonesia bebas dari Jepang, mendapat
kabar Hirosima dan Nagasaki di bom oleh Amerika Serikat sehingga di manfaatkan
oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya, para rakyat memaksa malam
itu harus memerdekakan Indonesia, tetapi beliau tidak mau karena tidak mau
terburu-buru mengambil keputusan. Malam hari, Soekarno di culik dan pada tanggal
16 Soekarno ditemukan.
Soekarno
mulai menyusun rencana dengan Hatta, bertemu Laksamana Maeda. Soekarno, Hatta,
dan Ahmad Soebarjo menyusun teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda jalan Imam
Bonjol No.1 tempatnya di ruang depan pukul 02.00-04.00. Teks proklamasi di
tulis oleh Ir.Soekarno sendiri, setelah di sepakati Sayuti Melik mengetik
menyalin teks proklamasi, dan bendera yang di jahit oleh Fatmawati. Pagi
harinya tanggal 17 Agustus 1945 di kediamannya Jalan Pegangsaan Timur 56 Soekarno
sakit, acara di mulai pukul 10.00 pembacaan proklamasi oleh Soekarno di sambung
pidato singkat tanpa teks. Akhirnya proklamasi terdengar oleh rakyat melalui
radio dan dari mulut ke telinga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar